Cerita Ully Sembuh Dari TBC Dideritanya Sejak Usia 10 Tahun

Ully ulwiyah merupakan salah satu penderita penyakit TBC yang menderita penyakit ini sejak usia 10 tahun. Sejak usia 10 tahun ini, ully terus berusaha berobat ke sana kemari untuk menyembuhkan penyakitnya, hingga saat usia 29 tahun ully di nyatakan sembuh. Penyakit TBC yang sering juga di sebut sebagai Tuberkulosis ini sangat menyiksa penderita karena bisa sembuh dan kambuh kapan saja. Jenis penyakit ini merupakan jenis penyakit mematikan yang dapat menular pada siapa saja dan di mana saja. Selain penyakit ini menular, penyakit ini juga merupakan jenis penyakit mematikan yang memang mampu membuat pasien menjadi menderita. Pada tahun 2006, penyakit ini sempat sembuh dan membuat ully menjadi senang. Namun sangat di sayangkan, pada tahun 2007 penyakit ini kemudian kambuh lagi dan akhirnya mambuatnya melakukan pengobatan kembali.

cerita ully sembuh dari TBC yang dideritanya sejak usia 10 tahun

Setelah di nyatakan sembuh dan kemudian kambuh lagi, penyakit ini kemudian semakin parah ketika bulan maret tahun 2011. Hal ini sempat membatnya merasakan terawat 10 hari di ruang ICU. Berbagai jenis pengobatan pernah iya lakukan demi menemukan kesembuhan dari penyakit ini. Cerita ully sembuh dari TBC dideritanya sejak usia 10 tahun ini perlu kita ketahui. Sungguh besar harapan dan semangat hidup yang iya tanamakan sehingga rela melakukan segala pengobatan bahkan hingga mengkonsumsi 13 butir obat setiap hari selama 8 bulan. Hal ini dia lakukan agar bertahan hidup. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa jenis penyakit ini merupakan jenis penyakit yang menular yang bisa menular pada siapa saja bahkan melalui udara sekalipun. Hal ini sempat membuatnya menjadi depresi.

Selama beberapa tahun, iya selalu menggunakan masker untuk menghindari penularan penyakit ini pada orang orang yang iya sayangi.  Hal ini di lakukan agar tidak ada korban lagi yang terkena jenis penyakit ini terutama bagi anak anak dan orang orang yang iya sayang. Penyakit ini sempat menyiksa batin dan fikiran ibu dari 3 anak ini s ehingga depresi. Ruang gerak yang tertahan dan tidak bebas seperti orang lain ini lah yang membuat dia menjadi sedikit minder akibat dari penyakit yang di deritanya ini. Setiap hari baik di luar atau pun di dalam rumah, iya harus selalu menggunakan masker agar tidak menular dan memakan korban berikutnya terutama pada orang orang yang iya sayang.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *