Tatalaksana TB Anak

Tatalaksana TB Anak

  • Pada anak obesitas, dosis KDT sesuai dengan berat badan ideal sesuai dengan umur.
  • OAT kategori Anak dalam bentuk KDT terdiri dari kombinasi INH, Rifampisin dan Pirazinamid masing-masing 50mg, 75mg dan 150mg untuk fase intensif dan kombinasi INH dan Rifampisin masing-masing 50mg dan 75mg untuk fase lanjutan yang diberikan kepada anak sesuai dengan berat badan anak tersebut
  • Penanganan pasien TB Anak terdiri dari pemberian terapi obat dan pemberian gizi yang adekuat secara utuh atau dilarutkan dengan air sesaat sebelum diminum.(profilaksis primer dan sekunder)
  • INH profilaksis diberikan dngan dosis 10mg/kgBB/hari selama 6 bulan
  • Bukti adanya infeksi TB diperoleh dari hasil uji tuberkulin (Mantoux tes) yang positif yaitu munculnya indurasi dengan diameter = 10mm.
  • Apabila obat diberikan dalam bentuk puyer, harus dibuat terpisah untuk masing-masing obat. Tidak diperbolehkan mencampur beberapa macam obat dalam satu puyer.
  • Apabila ada kenaikan berat badan pada Anak, maka dosis menyesuaikan dengan berat badan terakhir.
  • Terapi pencegahan dengan INH diberikan kepada anak Balita yang kontak dengan pasien TB BTA positif tetapi tidak terinfeksi TB dan anak yang terinfeksi TB tetapi tidak sakit TB
  • Penyakit penyerta yang sering diderita anak juga harus ditatalaksana secara bersamaan
  • Pemberian terapi obat terdiri dari pemberian Obat Anti TB (OAT) dan terapi pencegahan dengan INH profilaksis.
  • OAT diberikan dalam bentuk kombinasi minimal 3 macam obat dan diberikan setiap hari baik pada tahap intensif maupun lanjutan.
  • Obat dalam bentuk KDT (Kombinasi Dosis Tetap) harus diberikan secara utuh, tidak boleh dibelah atau digerus. Obat dapat diberikan dengan cara ditelan

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *